Pernah Hilang, Patung Buddha Berumur 1000 Tahun Akhirnya di Temukan
Awal mula kontroversi patung Buddha mencuat setelah adanya
siaran tv yang menayangkan sebuah pameran benda antik yang berada di museum
sejarah, Hungaria, Budapest. Pada waktu itu ada seorang warga dari desa
Yangchun yang tidak sengaja melihatnyatnya ketika siaran tengah berlangsung.
Setelah adanya informasi tersebut, sekelompok penduduk
berniat untuk mengambil kembali dari tangan kolektor benda antik asal Belanda. Mereka
mengklaim bahwa patung tersebut berasal dari mumi Zhanggong Zushi, seorang guru Buddha yang
sangat di hormati, mereka juga mengatakan patung itu telah di curi pada tahun
1995 di sekitar wilayah China Tenggara.
Kolektor yang bernama Oscar Van Overeem sekaligus pemilik
dari patung Buddha, pernah mengatakan untuk mengembalikannya, namun janji itu
di batalkan lantaran pihak China tidak menyetujui persyaratan yang di berikan
yaitu sebuah bayaran yang layak. Mr. Van Overeem juga pernah mengelak dan
mengatakan mungkin saja patung tersebut bukanlah patung yang telah di curi dari
Yangchun.
Kolektor Mr. Van Overeem di ketahui mendapatkan patung
tersebut, setelah membeli dari kolektor lain pada tahun 1996 dengan harga 40.000
gulden ( Rp 250 juta). Setelah di telusuri ternyata patung itu berasal dari seorang
seniman asal China, dan pada tahun 1994-1995 seniman tersebut telah menjualnya
ke Eropa.
Meskipun begitu tim hukum yang berasal dari China di pimpin
oleh Liu Yang mewakili semua penduduk, sangat yakin bisa memenangkan gugatan
dan mengambil kembali patung yang menjadi kebanggan penduduk desa Yangchun
tersebut.
Pada bulan Februari 2015, sekelompok ilmuan mengadakan
penelitian terhadap patung tersebut, dan di dapatkan fakta bahwa patung yang
memiliki tinggi sekitar 1,2 meter itu telah berumur 1000 tahun, ilmuan juga
melakukan CT Scan, ternyata apa yang berada di dalamnya sangat mengejutkan, di
ketahui ada sebuah kerangka manusia yang di yakini sebagai Zhanggong Zushi.
Tubuh yang berada dalam patung tersebut kemungkinan memang
mumi dari Zhanggong Zushi, adalah seorang biksu yang menjadi tabib dan sebagai
penyebar ajaran Buddis di wilayah Yangchun. Meninggal pada umur 37 tahun,
setelah meninggal, tubuhnya di mumikan dan di tempatkan dalam patung. Kemungkinan
terjadi pada era Dinasti Song China sekitar tahun 960-1279 M.
Label: Fenomena


<< Beranda