Film Wiro Sableng di Produksi Bersama Fox International
Wiro Sableng 212 akan menjadi sebuah film yang fantastis,
pasalnya rumah produksi dari Indonesia LifLike Pictures akan bekerja sama
dengan Fox International Production (FIP) yang notabennya adalah salah satu perusahaan
film terbesar dari Hollywood, yang berada di bawah nauangan Century Fox Film
Corporation.
Seperti yang di ungkapkan oleh Presiden FIP, Tomas Jegeus,
Michael Werner (Executive Producer), dan Produser Sheila Timothy, bahwa
Tomas merasa senang bisa bekerjasama untuk pembuatan film Wiro Sableng,
sekaligus terhormat menjadi perusahaan Hollywood pertama yang bisa berkolaborasi
dengan rumah produksi Indonesia.
Hasil kerjasama ini karena masuknya kembali industri
perfilman ke daftar Investasi Positif, di mana 3 tahun lalu industri perfilman
sempat masuk ke ranah investasi negativ, di harapkan dengan masuknya industri
ke positif investasi, bisa mendorong naiknya modal dan berkembangnya tehnologi.
Proses Terwujudnya Kerjasama dengan Fox International
Sheila Timothy awalnya di tawari oleh Vino G Bastian sebagai
pewaris cerita Wiro Sableng, namun waktu itu Sheila masih fokus menggarap film
yang lain. Setelah mendapat tawaran dari Vino, Sheila menceritakan kepada
temannya Michael yang menjadi konsultan FIP Asia, dan dia bilang tertarik untuk
membantu. Sheila pun melakukan beberapa riset untuk mendalami karakter Wiro Sableng.
Setelah setahun lamanya, Sheila akhirnya siap, dan mulai
menyiapkan produksi kreatif serta proposal, dia juga mulai mencari dana dan
bantuan produksi dari luar negeri.
Tomas terkesan dengan presentasi yang di sampaikan oleh
sheila, terkait film Wiro Sableng yang mengangkat unsur budaya asli Indonesia.
Tomas Juga mengungkapkan kerjasama antara FIP dan LifeLike Pictures, yang masing-masing
pihak akan mengeluarkan dana 50:50.
Bukan Cuma finansial yang di cari, namun tehnologi yang di
perlukan dari efek CGI untuk mengeluarkan tenaga dalam yang menjadi unsur dalam
film. Film Wiro Sableng yang di bintangi oleh Vino G Bastian, kabarnya membutuhkan
dana lebih dari Rp 26 Miliyar, "Yang jelas budgetnya di atas US$ 2 juta
(Rp 26,6 miliar)”, ungkap Sheila.
Angga Dwimas Sasongko akan menjadi sutradara dalam
film ini, produksinya mulai di lakukan pada Agustus 2017, yang akan tayang di
bioskop pada 2018 mendatang.


<< Beranda